FENOMENA MAKAM ORANG JEPANG DI MEDAN

FENOMENA MAKAM ORANG JEPANG DI MEDAN
(STUDI KASUS MAKAM ORANG JEPANG DI DELITUA)
MEDAN NIHONJIN BOCHI NO GENSHOU (DELITUA DE NIHONJIN
BOCHI NO JIKEN KENKYUU)
SKRIPSI
Skripsi ini diajukan kepada Panitia Ujian Fakultas Ilmu Budaya Universitas
Sumatera Utara Medan untuk melengkapi salah satu syarat ujian sarjana dalam
bidang Ilmu Sastra Jepang
Oleh:
Aprilandri Cahyaputra Siadari
110708038
DEPARTEMEN SASTRA JEPANG
FAKULTAS ILMU BUDAYA
UNIVERSITAS SUMATERA UTARA
2015
FENOMENA MAKAM ORANG JEPANG DI MEDAN (STUDI KASUS MAKAM
ORANG JEPANG DI DELITUA)
MEDAN NIHONJIN BOCHI NO GENSHOU (DELITUA DE NIHONJIN BOCHI
NO JIKEN KENKYUU)
SKRIPSI
Skripsi Ini Diajukan Kepada Panitia Ujian Departemen Sastra
Jepang Fakultas Ilmu Budaya Universitas Sumatera Utara
Medan Untuk Melengkapi Salah Satu Syarat Ujian Sarjana
Dalam Bidang Ilmu Sastra Jepang
Oleh :
APRILANDRI CAHYAPUTRA SIADARI
110708038
Pembimbing I
Pembimbing II
Prof.Drs. Hamzon Situmorang, M.S., Ph.D
NIP. 19580704 1984 12 1 001
Adriana Hasibuan, S.S, M.Hum
NIP. 19620727 198703 2 005
DEPARTEMEN SASTRA JEPANG
FAKULTAS ILMU BUDAYA
UNIVERSITAS SUMATERA UTARA
MEDAN
2015
Disetujui oleh :
Fakultas Ilmu Budaya
Universitas Sumatera Utara
Medan
Medan, 2015
Departemen Sastra Jepang
Ketua,
Drs. Eman Kusdiyana, M. Hum
NIP. 19600919 1988 03 1 001
ABSTRAK
Skripsi ini berjudul FENOMENA MAKAM ORANG JEPANG DI MEDAN
(STUDI KASUS MAKAM ORANG JEPANG DI DELITUA), yang bertujuan
untuk mendeskripsikan fenomena makam orang Jepang di Delitua, Medan dan
cara pemeliharaan untuk menjaga kelestarian makam orang Jepang di Delitua,
Medan tersebut.
Pada masa pendudukan Jepang di Indonesia banyak orang Jepang yang
meninggal di Indonesia khususnya di Sumatera Utara. Pemerintah Jepang
memutuskan untuk membangun sebuah pemakaman sebagai tempat untuk
menempatkan tulang-belulang tersebut. Makam ini berada di Delitua, Medan.
Saat ini makam orang Jepang di Medan berada di daerah delitua, namun
sebelumnya makam orang Jepang di Medan berada di dalam kota Medan di jalan
Gatot Subroto. Sebelum dipindahkan terdapat 250 pilar yang digunakan di makam
orang Jepang di Delitua, Medan. Terdapat monumen untuk mengenang 25
Komandan perang yang dieksekusi pada tahun 1947. Namun, pada tahun 1951
setelah perang kemerdekaan Indonesia melawan Belanda banyak batu nisan yang
dicuri oleh penduduk lokal. Yang
tersisa hanya belasan batu nisan. Bentuk
makam di makam orang Jepang di Delitua, Medan masih dipengaruhi oleh
kepercayaan Budha dan Shinto. Namun, ada juga bentuk Eropa yang
menggunakan keramik. Orang-orang yang dikuburkan pada makam ini adalah
pahlawan-pahlawan Jepang yang turut serta dalam perang kemerdekaan Indonesia.
Makam orang Jepang di Delitua, Medan adalah termasuk Pemakaman Umum.
Oleh karena itu pemerintah Jepang melalui Badan Pengurus Perkuburan Jepang di
Medan berusaha untuk menjaga kelestarian makam tersebut. Anggota Badan
Pengurus Perkuburan tersebut adalah Konsulat Jendral Jepang di Medan, Yayasan
Warga Persahabatan Cabang Medan, dan Medan Japan Club. Badan Pengurus
Perkuburan Jepang di Medan menggaji seseorang untuk mengontrol kebersihan,
menjaga makam, kemudian merawat makam tersebut. Biaya pengeluaran untuk
makam ini semuanya diambil dari donasi anggota Badan Pengurus Perkuburan
Jepang di Medan.
Pemberian kuyo pada makam orang Jepang di Delitua, Medan dilakukan pada
saat higan, yaitu pada pertengahan bulan Maret dan bulan September. Namun,
acara yang jarang dilakukan pada masa sekarang ini adalah acara bersih-bersih
makam seperti yang dilakukan pada masa keturunan pertama. Sebelum acara
berziarah dilakukan Badan Pengurus Perkuburan Jepang di Medan melalui
Konsulat Jendral Jepang di Medan menghimbau kepada warga Jepang dan warga
Indonesia keturunan Jepang agar bersama-sama pergi ke pemakaman. Himbauan
ini bertujuan untuk mempertahankan keharmonisan warga Jepang dan warga
Indonesia keturunan Jepang, kemudian juga untuk mendidik generasi selanjutnya
dari warga Indonesia keturunan Jepang tentang menghormati leluhur.
Berkat usaha dari Badan Pengurus Perkuburan Jepang di Medan untuk
merawat makam orang Jepang di Delitua, Medan kelestarian makam orang Jepang
di Medan tetap terjaga. Maka keberadaan makam orang Jepang di Delitua, Medan
dapat terus berlanjut.
ようし
要旨
ろんぶん
だいめい
め
だ
ん に ほ ん じ ん ぼ ち
げんしょう
この論文の題名はメダン日本人墓地の 現 象 「デリトゥアで日本人墓地
じけんけんきゅう
の事件研究」、デリトゥアメダンに日本人墓地の現象とデリトゥアメダン
すえなが
まも
かんご
ほうほう
せつめい
もくてき
日本人墓地の末永くを守るための看護する方法を説明するの目的である。
せんりょう
インドネシアにおける日本の 占 領 の時にインドネシア、特に北スマト
しぼう
せいふ
ラには死亡した日本人がたくさんである。日本政府はその死亡した日本人
こっかく
お
き
の骨格の置く場所 として墓地を立てることを決めた。この墓地はデリト
ゥアメダンにあった。
ちほう
いぜん
現在のメダン日本人墓地はデリトゥアと言う地方 にあるが、以前 はメ
しない
どお
いてん
ダン市内の GATOT SUBROTO 通りにあった。移転された前にデリトゥア
はしら
り
ひ
しょけい
メダン日本人墓地には250 柱 が理非された。1947年に処刑された
ぐんじれいかん
きおく
いしぶみ
25軍事令官を記憶するための 碑 があった。しかし、1951年にイン
どくりつせんそう
ぼせき
ちほう
じゅうみん
ぬす
のこ
ドネシアたいオランダ独立戦争の後で墓石が地方の 住 民 に盗まれる。残
はか
ぶっきょう
りは十墓石しかである。デリトゥアメダン日本人墓地に墓の形は 仏 教 と
しんとう
しんこう
えいきょう
とうじ き
ようしき
神道の信仰を 影 響 された。しかし、陶磁器が使わる洋式の形もある。こ
う
えいゆう
の墓地で埋もれた人々はインドネシア独立戦争を参加する日本の英雄たち
である。
こうえいぼち
ふく
すなわ
せいふ
デリトゥアメダン日本人墓地は公営墓地を含めてある。 即 ち日本政府
にほんじんぼちかんりいんかい
はメダン日本人墓地管理員会でこの墓地の末永くを守るために努力する。
かいいん
そうりょうじかん
ゆうこうじゅうみんききん
メダン日本人墓地管理員会の会員はメダン日本の総領事館と友好住民基金
せいけつ
かんり
とメダン日本クラブである。メダン日本人墓地管理員会は清潔を監理して、
み
は
かんご
こよう
墓地を見張 って、そして看護 しているために人を雇用 する。この墓地の
けいひ
ぜんぶ
き
ふ
と
経費は全部でメダン日本人墓地管理員会の会員からの寄付が取られた。
ひがん
くよう
彼岸 の時にデリトゥアメダン日本人墓地で供養 を与えされる、それは
よてい
だいいちせだい
三月中と九月中である。しかし、現在のまばらな予定は第一世代の時よう
はかそうじ
にお墓掃除をやっていた。供養を与える前にメダン日本人墓地管理員会は
こくみん
にほんじんしそん
メダン日本の総領事館でメダンにいる日本の国民と日本人子孫のインドネ
よ
ごえ
もくてき
シア人にいっしょに墓地へ行ってを呼びかける。この呼び声の目的は日本
むつ
たも
の国民と日本人子孫のインドネシア人睦まじいを保つことである、そして
そせん
日本人子孫のインドネシア人の次の世代に祖先を尊敬することを教育する。
メダン日本人墓地管理員会のデリトゥアメダン日本人墓地の看護する
の努力のおかげでデリトゥアメダン日本人墓地の末永くはずっとかわらな
そんざい
い。それでデリトゥアメダン日本人墓地の存在がつずける。
KATA PENGANTAR
Puji dan syukur penulis panjatkan kehadirat Allah SWT atas segala rahmat
dan karunia-Nya sehingga penulis dapat menyelesaikan penelitian dan penulisan
skripsi ini. Skripsi ini disusun sebagai salah satu syarat untuk memperoleh gelar
Sarjana Sastra dalam program studi Sastra Jepang di Fakultas Ilmu Budaya
Universitas Sumatera Utara. Penulis mengucapkan terimakasih dan penghargaan
setinggi-tingginya kepada:
Bapak Dr. Syahron Lubis, M.A, selaku Dekan Fakultas Ilmu Budaya
Universitas Sumatera Utara dan Bapak Drs. Eman Kusdyana, M.Hum, selaku
Ketua Departemen Sastra Jepang Universitas Sumatera Utara.
Bapak Prof. Hamzon Situmorang, M.S., Ph.D. selaku Pembimbing I dan Ibu
Adriana Hasibuan, S.S, M.Hum, selaku pembimbing II yang telah mengorbankan
waktu dan tenaga untuk memberikan pengetahuan dan bimbingan serta nasehat
dan saran yang sangat bermanfaat bagi penyusunan skripsi ini.
Kepada seluruh dosen Sastra Jepang yang telah membimbing, memberikan
ilmu pengetahuan kepada penulis selama belajar di jurusan Sastra Jepang
Universitas Sumatera Utara ini.
Secara khusus dan terimakasih yang sedalam-dalamnya tak lupa penulis
haturkan kepada ayah dan ibu tercinta Ir. Tumpal P. Saragi MSc dan Dra. Sri
Kuncorowati, adik-adik tersayang Aldri Boantua Siadari dan Roulina Oktalya
Siadari, terimakasih atas kasih sayang, motivasi, pengorbanan, kesabaran dan
hiburannya dalam menemani penulis menyelesaikan pendidikan.
i
Akhirnya kepada semua pihak yang telah membantu dalam melaksanakan
pendidikan dan penelitian ini penulis menyampaikan terimakasih yang tak
terhingga, semoga Allah SWT memberikan balasan yang setimpal.
Medan, Oktober 2015
Aprilandri Cahyaputra Siadari
NIM. 110708038
ii
DAFTAR ISI
ABSTRAK
KATA PENGANTAR .......................................................................................... i
DAFTAR ISI ........................................................................................................ iii
BAB I PENDAHULUAN..................................................................................... 1
1.1. Latar Belakang Masalah...................................................................... 1
1.2. Perumusan Masalah ............................................................................ 4
1.3. Ruang Lingkup Pembahasan ............................................................... 4
1.4. Tinjauan Pustaka dan kerangka Teori ................................................. 5
1.5. Tujuan dan Manfaat Penelitian .......................................................... 10
1.6. Metode Penelitian .............................................................................. 11
BAB II FENOMENA MAKAM ORANG JEPANG YANG ADA DI
DELITUA MEDAN ............................................................................... 14
2.1. Latar Belakang Sejarah Pemakaman .................................................. 14
2.2. Makam Orang Jepang di Delitua ....................................................... 15
2.2.1. Jumlah ............................................................................... 15
2.2.2. Bentuk ............................................................................... 16
2.2.3. Orang Yang Dikuburkan ................................................... 19
2.2.4. Perawatan .......................................................................... 21
2.2.5. Acara Pemujaan ................................................................ 25
BAB III PEMELIHARAAN MAKAM ORANG JEPANG DI
DELITUA MEDAN ............................................................................. 34
3.1. Pekerja ................................................................................................ 36
iii
3.2. Biaya .................................................................................................. 37
3.3. Peziarah/Penyembahan ...................................................................... 39
3.4. Acara-Acara Formal dan Informal ..................................................... 43
3.5. Masa Depan Makam Orang Jepang di Deltua.................................... 44
BAB IV KESIMPULAN DAN SARAN ............................................................ 46
4.1. Kesimpulan ........................................................................................ 46
4.2. Saran................................................................................................... 49
DAFTAR PUSTAKA
LAMPIRAN
iv